novendracn.com
Menu
  • Home
  • Categories
    • Catatan
    • Opini
    • Perjalanan
    • Tips
    • Publikasi
  • About
Menu

Shutterstock

Menulis Opini Bersama Tempo Institute

Posted on 28/02/202228/02/2022 by novendra

Pandemi Covid-19 dan revolusi 4.0 benar-benar telah mengubah sistem dan tananan (disrupsi). Lima tahun lalu barangkali belum banyak masyarakat yang mengenal dengan pelatihan secara daring. Namun saat ini banyak sekali pelatihan daring. Baik yang berbayar maupun gratis. Pelatihan merupakan salah satu bentuk meningkatkan kapasitas diri. Apalagi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Awal pandemi tahun 2020 lalu saya berkesempatan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Tempo Institute. Tempo Institute merupakan bagian dari TEMPO Inti Media Group. Yang memiliki tagline center for excellence journalism. Fokus institusi pada pengembangan kualitas jurnalistik, media, dan komunikasi di Indonesia.

tangkapan layar materi dari mentor

tangkapan layar materi dari mentor

Tentu pengalaman belasan tahun membuat pelatihan yang diadakan tempo tidak kaleng-kaleng. Waktu itu saya dapat info dari instagram terkait pelatihan yang diadakan Tempo Institute. Ada form yang perlu diisi dan peserta diseleksi. Beruntung dari 970 pendaftar, saya beruntung termasuk 10 diantaranya (link beritanya).

Pelatihan yang saya ikuti adalah Kelas Tanpa Batas Intensif Mahir Menulis Opini. Kelas ini dimentori oleh Agoeng Wijaya (Redaktur Pelaksana Ekonomi dan Bisnis Tempo). Cak Goeng (begitu sapaannya) mengajarkan kami teknik menulis opini.

Kami diminta memperbaiki rancangan tulisan yang pernah dikirim saat pendaftaran. Kemudian dibahas satu persatu mulai dari menuangkan ide dan angle. Kemudian juga penyusunan opini mulai dari lead, konteks, argumentasi, solusi, hingga penutup.

Dalam menulis opini yang paling penting adalah menentukan ide. Ide bisa berasal dari trending topik, hasil riset, maupun observasi mandiri. Ide harus dekat dengan masyarakat, dan penting. Penulis juga perlu menguasai masalah dan akan lebih baik sesuai dengan kompetensi.

Opini berbeda dengan berita. Opini berfungsi menyampaikan sikap dan pendapat. Dalam opini juga memuat kritik terhadap persoalan serta solusi dalam mengatasi persoalan tersebut. Cak Goeng pernah berpesan: “Kita harus mau jujur, sesempurnanya kebijakan pasti ada celah/ kekurangan”.

Jika sikap berisi solusi atau kritik telah ditemukan maka akan lebih dekat menentukan angle. Angle adalah inti dari opini. Sebab angle merupakan sudut pandang penulis yang berisi pertanyaan paling penting yang akan dijawab melalui tulisan. Satu tulisan/opini hanya ada satu angle agar tulisan fokus dan tajam. Angle berbentuk kalimat tanya dan sekali lagi angle adalah sikap penulis.

Waktu itu ide saya adalah dampak isu Covid-19 terhadap Pertanian di Wilayah Kepulauan. Saya anggap ide tersebut penting mengingat Maluku Utara merupakan wilayah kepulauan. Serta Mayoritas wilayah Maluku Utara pasokan 11 bahan pokok berasal dari luar daerah.

Angle yang saya gunakan adalah bagaimana upaya yang harus pemerintah Maluku Utara dalam menjamin pasokan pangan disaat Covid-19? Namun sama mentor diarahkan untuk mengubahnya menjadi “Apa yang harus dilakukan pemerintah Maluku Utara untuk menjamin pasokan pangan di saat Covid-19”.

Awalnya naskah tugas opini saya berjudul Dampak Isu Covid 19 terhadap Pertanian di Wilayah Kepulauan. Namun dikoreksi dan saya mengubahnya menjadi Ancaman Krisis Pangan di Wilayah Kepulauan. Waktu itu judul awal yang saya pilih menurut mentor terlalu panjang. Sebaiknya judul tidak lebih dari 5-6 kata. Mentor juga menyampaikan bahwa judul saya lebih berasa sebagai judul makalah ketimbang opini. Saya disarankan untuk mencari judul lebih singkat tapi tetap tegas menunjukkan maksud keseluruhan isi tulisan.

Setelah judul tahap selanjutnya adalah menentukan lead. Lead merupakan paragraf pembuka opini. Lead berisi tulisan yang berisi kesimpulan dari kritik atau rekomendasi penulis. Pada lead biasanya juga disampaikan jika rekomendasi tak dijalankan. Waktu itu saya memutuskan lead saya dibawah ini:

Ketergantungan Maluku Utara terhadap pangan dari luar daerah harus dikurangi. Adanya wabah Covid-19 di daerah supplier bisa menimbulkan gejolak pangan di Maluku Utara. Untuk itu diperlukan upaya ekstra guna menjamin stok pangan aman.

Lead juga dapat ditulis dengan mengaitkan persoalan dengan perumpamaan atau peribahasa yang relevan/ kesimpulan. Waktu itu mentor memberikan contoh seperti ini:

Sedia payung sebelum hujan sepertinya tak berlaku di Maluku Utara. Masalah kronis di bidang pangan tak juga dibenahi. Kini, di masa pandemi Covid-19, dampak buruk ketidakbecusan pemerintah daerah akan mencapai puncaknya.

Tahap selanjutnya yaitu konteks. Konteks adalah penjelasan tentang fakta yang melatarbelakangi ditulisnya opini. Biasanya berisi kabar paling aktual yang menjadi alasan untuk disikapi.

Isian opini selanjutnya adalah argumentasi. Argumentasi merupakan bagian utama dari opini yang menjelaskan secara logis alasan dari sikap dan solusi yang ditawarkan penulis. Dalam argumentasi perlu memuat data, pengalaman dari tempat lain maupun persoalan serupa yang sejenis.

Kemudian bagian terakhir dari opini adalah penutup. Penutup biasanya adalah penegasan kembali atas sikap dan solusi yang ditawarkan penulis. Penulis dapat juga menutup tulisan dengan pernyataan yang mensyiratkan bahwa akan ada pembahasan lanjutan di opini berikutnya.

Sekian cerita mengenai mengikuti pelatihan daring pertama kali di awal Covid-19. Untuk opini yang saya kerjakan bisa dibaca disini. Untuk yang tertarik dengan pelatihan dari Tempo Institute (ada yang gratis dan berbayar) bisa diakses disini. Salah satu manfaat pernah ikut kelas tempo (alumni) adalah adanya akses informasi pelatihan via email dan adanya diskon.

Post Views: 389

Terkait

Category: Catatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Pasanea: Salah Satu Destinasi Menarik di Maluku Tengah
  • Benteng Amsterdam: Diawali Portugis Menjadi Peninggalan Belanda
  • Masjid Tua Wapauwe
  • Bertani Ditengah Keterbatasan
  • Cengkih: Komoditas Sekaligus Identitas Tidore

Komentar Terbaru

  • novendra pada Dibalik Layar: Seminar Proposal
  • Inten Laras pada Dibalik Layar: Seminar Proposal
  • novendra pada Jebakan Tesis
  • Ari pada Jebakan Tesis
  • novendra pada Ujian Komprehensif

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • Maret 2025
  • November 2024
  • Agustus 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022

Kategori

  • Catatan
  • Opini
  • Perjalanan
  • Publikasi
  • Tips

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Search

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Nov    

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
© 2026 novendracn.com | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme